Atom
Showing posts with label my study pharmacy lain_lain. Show all posts
Showing posts with label my study pharmacy lain_lain. Show all posts

Tuesday, June 4, 2013

Peran, Fungsi dan Tujuan Agama Dalam Realitas Kehidupan Manusia Sehari-hari.




BAB I
PENDAHULUAN
I.1  LATAR BELAKANG
Membicarakan peran pada dasarnya membicarakan fungsi atau kegunaan. Dalam kajian ilmu-ilmu sosial terdapat teori struktural fungsional yang konsep dasarnya diperkenalkan oleh para filosofi.

MAKALAH PEMAHAMAN SOSIAL



MAKALAH PEMAHAMAN SOSIAL


BAB I
PENDAHULUAN


I.1 Latar Belakang
Dalam dasawarsa terakhir ini ada kecenderungan pergeseran pola penyakit fisik dan akhirnya akan berdampak pada cara penanggulangannya.Dahulu, sebelum tahun 90-an, penyebab kematian terbesar adalah  acute disorder seperti tuberkulosis, cacar, lepra dan berbagai infeksi yang diyakini disebabkan oleh virus dan bakteri. Oleh karena itu, cara penanggulangannya juga lebih diarahkan kepada penggunaan obat-obatan untuk penyembuhan berbagai macam penyakit.

STANDAR PELAYANAN FARMASI DI RUMAH SAKIT



STANDAR PELAYANAN FARMASI DI RUMAH SAKIT


Upaya kesehatan adalah setiap kegiatan untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan, bertujuan untuk mewujudkan derajat kesehatan yang optimal bagi masyarakat. Upaya kesehatan diselenggarakan dengan pendekatan pemeliharaan, peningkatan kesehatan (promotif), pencegahan penyakit (preventif), penyembuhan penyakit (kuratif), dan pemulihan kesehatan (rehabilitatif), yang dilaksanakan secara menyeluruh, terpadu, dan berkesinambungan.

Monday, October 15, 2012

Pancasila dalam Kontek Sejarah Perjuangan Bangsa Indonesia


Sidang BPUPKI II

      Sebelum sidang BPUPKI II dimulai diumumkan penambahan 6 anggota baru Badan Penyelidik. Selain itu ketua Panitia Kecil Ir. Soekarno melaporkan bahwa pada tanggal 22 Juni 1945 Ir. Soekarno mengadakan pertemuan antara Panitia Kecil dengan anggota Badan Penyelidik, dari pertemuan itu mereka membentuk Panitia Sembilan. Panitia Sembilan setelah mengadakan rapat secara masak dan sempurna telah mencapai suatu hasil yaitu suatu modus atau persetuan antara golongan Islam dengan Kebangsaan yang tertuang dslsm rancangan Pembukaan Hukum Dasar, Preambul Hukum Dasar.

Sunday, October 14, 2012

Peranan Agama Pada Realitas Kehidupan Manusia



BAB I
PENDAHULUAN
I.1  LATAR BELAKANG
Membicarakan peran pada dasarnya membicarakan fungsi atau kegunaan. Dalam kajian ilmu-ilmu sosial terdapat teori struktural fungsional yang konsep dasarnya diperkenalkan oleh para filosofi.
Agama mengambil peranan penting dalam keberadaan suatu masyarakat atau komunitas. Karena suatu agama atau kepercayaan akan tetap langgeng jika terus diamalkan oleh masyarakat secara kontiniu. Masyarakat adalah golongan besar atau kecil terdiri dari beberapa manusia, yang dengan atau karena sendirinya bertalian secara golongan dan pengaruh mempengaruhi satu sama lain. Dalam hal ini, melihat kepada kondisi masyarakat maka agama  dapat dibedakan dalam dua tipe, yaitu : agama yang hidup dalam masyarakat sakral dan agama yang hidup dalam masyarakat sekuler.

Contoh Nilai – Nilai 5 Sila Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari






Ø  Sila pertama
1.      Melaksanakan ibadah kepada Allah seperti salat fardu, salat sunnah, puasa,zakat, dsbg.
2.      Kita tidak boleh ribut ketika orang yang beragama lain melaksanakan ibadahnya .
3.      Tidak boleh meminu8m khamer/minuman keras
4.      Tidak boleh minum/menelan obat-obat terlarang,  misalnya pil Ectasy,Nipam, Shabu-shabu dan lain sebagainya termasuk di dalamnya
5.      Senantiasa berteman dengan pemeluk agama lain seperti berteman dengan orany yang seagama. 

Hubungan Pancasila sebagai Nilai, Norma, dan Moral



       Nilai, norma, dan moral adalah konsep-konsep yang saling berkaitan. Keterkaitan nilai, norma dan moral merupakan suatu kenyataan yang seharusnya tetap terpelihara di setiap waktu pada hidup dan kehidupan manusia. Keterkaitan itu mutlak digarisbawahi bila seorang individu, masyarakat, bangsa dan negara menghendaki fondasi yang kuat tumbuh dan berkembang. Agar nilai menjadi lebih berguna dalam menuntun sikap dan tingkah laku manusia, maka perlu dikongkritkan lagi serta diformulasikan menjadi lebih objektif sehingga memudahkan manusia untuk menjabarkannya dalam tingkah laku secara kongkrit, wujud yang lebih kongkrit dari nilai tersebut adalah merupakan suatu norma.