Atom

Monday, October 15, 2012

Pancasila dalam Kontek Sejarah Perjuangan Bangsa Indonesia


Sidang BPUPKI II

      Sebelum sidang BPUPKI II dimulai diumumkan penambahan 6 anggota baru Badan Penyelidik. Selain itu ketua Panitia Kecil Ir. Soekarno melaporkan bahwa pada tanggal 22 Juni 1945 Ir. Soekarno mengadakan pertemuan antara Panitia Kecil dengan anggota Badan Penyelidik, dari pertemuan itu mereka membentuk Panitia Sembilan. Panitia Sembilan setelah mengadakan rapat secara masak dan sempurna telah mencapai suatu hasil yaitu suatu modus atau persetuan antara golongan Islam dengan Kebangsaan yang tertuang dslsm rancangan Pembukaan Hukum Dasar, Preambul Hukum Dasar.

Read More
        Ada beberapa hal yang penting atau keputusan dalam sidang BPUPKI II, 10 juli 1945 yaitu dipermaklumkannya rancangan Preambul Hukum Dasar oleh Panitia Kecil Badan Penyelidik. Keputusan penting dalam rapat BPUPKIII ini yaitu bentuk negara Indonesia, suara terbanyak yaitu Republik. Rapat tanggal 11 Juli 1945 yaitu luas wilayah negara baru, dan menurut hasil voting dalam rapat itu pada dasarnya sebagian besar anggota Badan Penyelidika adalah menghendakinIndonesia Raya. Keputusan lain adalah membentuk Panitia Kecil. Sidang BPUPKI 14 Juli 1945 Panitia Perancang UUD melaporkan hasil pertemuan mereka tentang usulan susunan UUD yang terdiri dari 3 bagian.
Proklamasi kemerdekaan dan Sidang PPKI
    Sekembalinya dari Saigon pada tanggal 14 Agustus 1945 di kemayoran Ir. Soekarno mengumumkan dimuka orang banyak bahwa bangsa Indonesia akan merdeka sebelum jagung berbunga (secepat mungkin), dan ketnerdekaan itu bukan merupakan hadiah dari Jepangmelainkan merupakan hasil perjuangan bangsa Indonesia sendiri.
A.   Proklamasi Kemerdekaan
      Setelah Jepang menyerah kepada sekutu, maka kesempatan itu dipergunakan sebaik-baiknya oleh para pejuang kemerdekaan bangsa Indonesia. Namun terdapat perbedaan pendapat antara golongan tua dan muda dalam pelaksanaan serta waktu proklamasi yang dikenal dengan peristiwa Rengasdengklok, yang pada akhirnya proklamasi kemerdekaan diadakan pada tanggal 17 Agustus 1945 di Pegangsaan Timur 56 Jakarta, tepat pada jum’at legi, jam 10 pagi Waktu Indonesia Barat, Bung Karno didampingi Bung Hatta membacakan naskah Proklamasi dengan khidmat, yang sebelumnya melalui proses yang sangat melelahkan.
B.     Sidang PPKI

       Sehari setelah proklamasi keesokan harinya tanggal 18 agustus 1945, PPKI mengadakan sidang yang pertama, untuk membahas beberapa perubahan yang berkaitan dengan Piagam Jakarta terutama yang menyangkut perubahan sila pertama Pancasila
        Dalam sejarahnya PPKI melaksanakan beberapa kali sidang dalam hal kemerdekaan, sidang pertama PPKI dilaksanakan pada 18 Agustus 1945. Berikut sidang-sidang PPKI,
1.        Sidang PPKI I (18 Agustus 1945)
a.       Mengesahkan UUD 1945
b.      Memilih Presiden dan Wakil Presiden
c.       Menetapkan berdirinya KNIP sebagai badan musyawarah darurat
2.        Sidang PPKI II (19 Agustus 1945)
a.       Pembagian wilayah Indonesia menjadi 8 provinsi
b.      Untuk sementara waktu kedudukan Kooti dan sebagainya diteruskan seperti sekarang
c.       Untuk sementara waktu kedudukan kota dan Gemeente diteruskan seperti sekarang
3.        Sidang PPKI III (20 Agustus 1945)
Pada sidang PPKI dilakukan pembahasan terhadap agenda tentang Badan Penolong Keluarga Korban Perang. Adapun keputusan yang dihasilkan adalah terdiri atas delapan pasal. Salah satu dari pasal tersebut yaitu pasal 2 dibentuklah suatu badan yang disebut Badan Keamanan Rakyat (BKR)
4.        Sidang PPKI IV (22 Agustus 1945)
Pada sidang PPKI membahas agenda tentang Komite Nasional Partai Nasional Indonesia, yang pusatnya berkedudukan di Jakarta.